Nikmat

0
11/14/2013 05:13:00 PM
Assalamu'alaikum Wa Rahmatullahi Wa Barakatuh.

Alhamdulillahi robbil'alamiin washsholatu wassalamu 'alaa ashrofil mursaliin,  Allahumma sholli 'alaa Sayyidinaa wa maulanaa Muhammadin wa'alaa aalihi wa shohbihi ajma'in, amma ba'du.

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Berbicara tentang nikmat, banyak sekali orang yang mendustakan karunia yang Allah SWT berikan ini. Banyak orang yang diberikan kenikmatan oleh Allah, tetapi mereka malah mencela kepada orang yang diberikan kenikmatan yang tidak melebihi orang yang mencela. Contohnya : Orang kaya diberi nikmat oleh Allah berupa harta yang lebih, tetapi orang yang kaya malah mencela, menganggap remeh, merendahkan orang yang miskin. Ada juga orang yang mempunyai jabatan tinggi, diantara mereka ada yang menganggap remeh bawahan mereka.

Akan tetapi, ada juga orang yang diberikan kenikmatan oleh Allah dan mereka memakai kenikmatan tersebut untuk beramal sholih. Misalnya : Si kaya diberi amanah oleh Allah harta yang berlimpah, tetapi mereka tidak ingkar kepada Allah. Mereka rajin membayar zakat, rajin bersedekah, rajin memberi santunan kepada anak yatim, rajin memberi makanan pada orang yang membutuhkannya dan masih banyak lagi tentunya orang-orang yg diberi kenikmatan oleh Allah dan mereka memanfaatkan kenikmatan tersebut untuk berbuat amal sholih.

Diantara kenikmatan Allah berikan kepada saya :

1. Allah memberikan saya keadaan fisik yang sempurna. Tentunya, kita harus bersyukur jika kita diberi keadaan fisik yang sempurna. Karena dengan fisik yang sempurna, kegiatan ibadah kita akan jauh lebih maksimal dibandingkan dengan yang keadaan fisiknya (maaf) kurang sempurna.

'Lalu, kenapa Allah memberikan keadaan fisik kepada hamba-Nya ada yang sempurna dan ada yang kurang sempurna? Kenapa'

- Fisik yang sempurna

Allah SWT memberikan bentuk fisik yang sempurna kepada kita karena Allah SWT percaya kepada kita bahwa kita bisa memanfaatkan keadaan fisik yang sempurna dengan berbuat kebajikan, beramal sholih, dan hal-hal lain yang membuat kita bisa mendekatkan diri kepada Allah.

Akan tetapi kenapa diluar sana banyak sekali orang yang sudah diberikan kepercayaan oleh Allah dengan keadaan fisik yang sempurna tapi mereka malah kafir terhadap Allah, menghinakan ayat Allah, berbuat maksiat kepada Allah, ingkar terhadap Allah dan masih banyak lagi kezholiman yang diperbuat oleh orang yang ingkar tersebut. Na'uzubillah summa na'uzubillahi min dzalik.

- Fisik yang kurang sempurna

Alangkan sayangnya Allah kepada hamba-Nya, alangkah Maha Tahu Allah atas penciptaan hamba-hamba-Nya. Orang yang diberikan oleh Allah keadaan fisik yang bisa dibilang (maaf) kurang sempurna, mereka bisa bisa bersyukur dengan khusyu'. Kenapa? karena mereka mengetahui kemampuan diri, dan mereka lebih tahu diri daripada kita yang diberikan fisik lebih memadai yang menganggap diri lebih kuat padahal kita hanya makhluk yang sama dengan mereka.

Allah menciptakan mereka dengan keadaan fisik yang seperti itu karena Allah ingin menjaga mereka dari berbuat maksiat yang diperbuat oleh fisiknya jika fisiknya itu diciptakan sempurna. Oleh karena itu, Allah menciptakan fisik mereka dalam keadaan yang seperti itu karena Allah ingin mereka bisa lebih khusyu' dalam beribadah kepada Allah dan menjauhi segala bentuk maksiat kepada Allah dan kepada dirinya sendiri.

Contoh (untuk bahan renungan) :

- Orang yang (maaf) diciptakan dengan keadaan tidak mempunyai tangan, "mungkin" jika mereka mempunyai tangan, mereka akan berbuat maksiat menggunakan tangannya, misalnya : berjudi, tawuran, minum khamr dan perbuatan maksiat lainnya yang membutuhkan tangan untuk melaksanakannya.

- Orang yang (maaf) diciptakan dengan keadaan tidak mempunyai kaki, "mungkin" jika mereka mempunyai kaki, mereka akan berjalan ke tempat-tempat maksiat yang ia bermaksiat didalamnya, berjalan dengan akhwat yang bukan muhrim dan perbuatan maksiat lainnya yang membutuhkan jasa sang kaki untuk mengangkur tubuhnya yang ingin berbuat maksiat.

- Orang yang (maaf sekali) diciptakan dengan keadaan matanya buta, "mungkin" jika ia tidak dibutakan matanya, ia akan melihat hal-hal yang diharamkan oleh Allah, melihat hal-hal yang mengundang hawa nafsu berbuat maksiat.

*coba kita menunduk, merenung sejenak, mengingat dosa-dosa yang telah kita perbuat dengan cara memaksa anggota tubuh kita bergelimang dalam maksiat*

Coba kita fikir dan tanyakan kepada hati nurani kita yang paling dalam. Apakah tangan kita ridho terhadap perbuatan maksiat yang telah dan yang akan kita perbuat? Apakah kaki kita ridho terhadap segala perbuatan maksiat yang kita perbuat? Apakah seluruh tubuh kita ridho apabila mereka diajak berbuat maksiat oleh hawa nafsu yang menggebu, yang hanya mementingkan kenikmatan sesaat? Lebih jauh lagi. APAKAH ALLAH RIDHO DENGAN SEGALA PERBUATAN MAKSIAT YANG KITA PERBUAT, YANG TENTUNYA MENGUNDANG MURKA ALLAH, YANG TENTUNYA MENGUNDANG SIKSA ALLAH?

Yaa Allah, Ampunilah kami, hamba-hamba-Mu yang senantiasa berbuat dosa dan maksiat. Hamba tak tahu kemana lagi hamba akan meminta ampun, hamba tak tahu kemana lagi hamba memohon petunjuk. 

Yaa Allah, hamba mohon janganlah engkau menganiaya hamba dengan siksa-Mu yang sangat pedih dikarenakan perbuatan hamba yang lalai, perbuatan hamba yang zholim. 
Yaa Allah Ampunilah dosa anggota tubuh hamba yang hamba paksa bermaksiat, sesungguhnya hamba percaya akan adanya Hari Kiamat dan hamba percaya akan adanya Hari Pembalasan dan adanya Hisab atas segala amal perbuatan yang telah hamba lakukan.

 InsyaAllah bersambung...
Continue reading →

Kiamat Sudah Dekat?

0
10/31/2013 08:00:00 PM
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Bismillahirrahmaanirrahiim.

Allahumma Sholli 'ala sayyidinaa, wa habiibina, wa syafii'ina, wa maulaanaa muhammad Sholallahu 'alaihi wasallam.

Tentunya kita semua tau apa yg dimaksud dengan kiamat, kiamat adalah kejadian hancurnya seluruh alam semesta. Tetapi kita semua tidak tau kapan terjadinya kiamat.

"Kenapa kita ngga tau kapan terjadinya kiamat?"

Karena kita hanya manusia biasa yg tidak tau apa-apa, bahkan Nabi-nabi dan para Malaikat pun tidak mengetahui kapan terjadinya kiamat.

"Tapi kan banyak yg udah ngeramal kalo kiamat itu bakal terjadi tahun sekian. Ada yg bilang kalo kiamat itu bakal terjadi tahun 2025, tahun 2036, dll. Bahkan penyebab terjadinya kiamat itu udah ada yg tau?"

Kiamat itu tidak diketahui oleh siapapun, oleh manusia super pintar, super jenius, dan super-super lainnya. Kapan terjadinya kiamat itu hanya Allah SWT yg tau. Allah SWT tuhan semesta alam. Dan hanya Allah SWT lah yg berhak menentukan kapan terjadinya kiamat.

"Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat: 'Bilakah terjadinya?' Katakanlah: 'Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku; tidak seorangpun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. Kiamat itu amat berat (huru haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba.' Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah: 'Sesungguhnya pengetahuan tentang hari kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.'" (Q.S. Al-A'raaf : 187)

"Kenapa Allah SWT ngga ngasih tau kita kapan terjadinya kiamat?"

Jika sewaktu kita mengetahui datangnya kiamat itu masih sangat lama, maka kita akan bersenang-senang dan berhura-hura dengan kehidupan dunia. Dan ketika kita mengetahui datangnya kiamat itu sudah dekat, maka kita akan sangat mendekatkan diri kepada Allah SWT karena kita mengetahui bahwa kiamat sudah dekat dan seakan-akan kita mendekatkan diri kepada Allah SWT bukan karena kita beriman kepada Allah SWT, melainkan kita hanya takut akan datangnya hari kiamat yg sudah dekat dan ketika kiamat itu waktunya sudah sangat dekat, kita baru berlindung kepada Allah SWT. 


Itu sama saja kita sudah mencirikan bahwa kita adalah orang munafik. Karena kita berlindung dan mendekatkan diri kepada Allah SWT hanya karena kita tau bahwa kiamat sudah dekat, sedangkan sewaktu kita tau bahwa kiamat masih sangat lama, kita mendurhakai Allah SWT. Makanya Allah SWT ngga ngasih tau manusia kapan terjadinya kiamat.

Tapi kita sebagai Ummat Islam harus sangat barsyukur, karena meskipun kita tidak mengetahui kapan datangnya kiamat, tapi kita dikasih tau tanda-tanda datangnya kiamat. Darisinilah kita membuktikan bahwa Allah SWT Maha Penyayang, Allah SWT ngasih tau kita tanda-tanda kiamat di Al-Qur'an dan Hadits Nabi karena Allah SWT sayang sama kita.

"Bener kiamat udah dekat?"

Bener. Ga percaya? Nih Haditsnya :

Hadis riwayat Sahal bin Saad ra., ia berkata:  Aku mendengar Nabi saw. bersabda sambil memberikan isyarat dengan jari telunjuk dan jari tengah: Waktu aku diutus (menjadi rasul) dan waktu hari kiamat adalah seperti ini (mengisyaratkan dekatnya waktu kiamat). (Shahih Muslim No.5244)

Kiamat itu memang udah dekat, dan tanda-tandanya pun zaman sekarang udah banyak yg terbukti.

"Apa tanda-tanda kiamat?"

Bismillahirrahmaanirrahiim.

Nih saya kasih tau isi Haditsnya :

1. Seorang Arab Badui bertanya, "Kapankah tibanya kiamat?" Nabi Saw lalu menjawab, "Apabila amanah diabaikan maka tunggulah kiamat." Orang itu bertanya lagi, "Bagaimana hilangnya amanat itu, ya Rasulullah?" Nabi Saw menjawab, "Apabila perkara (urusan) diserahkan kepada orang yang bukan ahlinya, maka tunggulah kiamat." (HR. Bukhari)

"Apabila perkara (urusan) diserahkan bukan kepada ahlinya,..." Tanda yg pertama ini menurut saya sudah terbukti, contohnya : Banyak artis yg jadi anggota DPR, padahal belum tentu mereka (artis anggota DPR) mengerti secara mendalam tentang pekerjaan (amanah) yg diemban/dikerjakannya. Tentunya masih banyak yg berhak dan masih banyak yg lebih mengerti tentang bagaimana cara mengurus negara yg baik daripada para artis tsb. Mungkin kamu tau lebih banyak tanda yg udah terbukti dari tanda kiamat dari Hadits diatas daripada saya.

2. Belum akan terjadi kiamat sehingga anak selalu menjengkelkan kedua orang tuanya, banjir di musim kemarau, kaum penjahat melimpah, orang-orang terhormat (mulia) menjadi langka, anak-anak muda berani menentang orang tua serta orang jahat dan hina berani melawan yang terhormat dan mulia. (HR. Asysyihaab).

Hadits yg kedua juga udah banyak yg terbukti, contohnya :
- Udah banyak sekarang anak-anak dan remaja yg menjengkelkan kedua orang tuanya, seperti susah dinasihati, kalo disuruh orang tua suka ngga mau, susah disuruh sholat, susah disuruh pake kerudung dan susah-susah lainnya. Apa itu ngga menjengkelkan?

- "Kaum penjahat melimpah,..." Zaman sekarang udah banyak para penjahat yg berkedok sebagai orang baik, tapi ternyata dalam hatinya bertentangan dengan kelakuannya. Para koruptor, para pembunuh, para perampok, sudah merajalela.

- "orang-orang terhormat (mulia) menjadi langka,..." Tentunya kita tau bahwa sudah banyak para Ulama, Habaib dan para Ustadz di Indonesia yg sudah menghadap ke Hadirat Allah SWT. Semoga Amal Ibadah mereka diterima disisi Allah SWT, Aamiin.Dan kebanyakan dari mereka adalah orang yg sangat berjasa yg telah menegakkan agama Allah dibumi pertiwi.

3. Belum akan datang kiamat sehingga manusia berlomba-lomba membangun dan memperindah masjid-masjid. (HR. Abu Dawud)

Hadits yg ketiga ini juga sudah sangat terbukti, Zaman sekarang banyak masjid-masjid yg megah, yg dibangun dengan menggunakan banyak sekali uang. Tetapi, orang-orang yg sholat berjamaah dimasjid tersebut masih sedikit. Sholat jama'ah Shubuh masih bisa dihitung dengan jari, jama'ah zhuhur masih sangat sedikit, jama'ah ashar apalagi dan Isya yg masih sedikit.

4. Di antara tanda-tanda kiamat ialah ilmu terangkat, kebodohan menjadi dominan, arak menjadi minuman biasa, zina dilakukan terang-terangan, wanita berlipat banyak, dan laki-laki berkurang sehingga lima puluh orang wanita berbanding seorang pria. (HR. Bukhari)
 

"arak menjadi minuman biasa,..." Sekarang sudah banyak minuman beralkohol yg bermerk diperdagangkan ditoko-toko swalayan, bahkan diwarung biasa pun sudah ada yg menjualnya, ini tanda yg sudah terbukti.

5. Belum akan datang kiamat sehingga manusia berlomba-lomba dengan bangunan-bangunan yang megah. (HR. Bukhari)

6. Belum akan tiba kiamat sehingga merajalela 'Alharju'. Para sahabat lalu bertanya, "Apa itu 'Alharju', ya Rasulullah?" Lalu beliau menjawab,"Pembunuhan... pembunuhan..." (HR. Ahmad)

7. Saat akan tiba kiamat, jaman saling mendekat. Satu tahun seperti sebulan, sebulan seperti seminggu, seminggu seperti sehari, sehari seperti satu jam dan satu jam seperti menyalakan kayu dengan api. (HR. Tirmidzi)

Tanda ini juga sudah sangat terbukti, contohnya : Waktu adzan sekarang terasa lebih cepat daripada waktu adzan pada tahun-tahun sebelumnya dan misalnya kita menganggap bahwa sekarang masih bulan juli, padahal kenyataanya sekarang sudah bulan september. Darisinilah kita merasa bahwa sekarang waktu berjalan begitu cepat, tetapi hanya sedikit dari kita yg menyadarinya.

8. Demi yang jiwa Muhammad dalam genggaman-Nya. Tiada tiba kiamat melainkan telah merata dan merajalela dengan terang-terangan segala perbuatan mesum dan keji, pemutusan hubungan kekeluargaan, beretika (berakhlak) buruk dengan tetangga, orang yang jujur (amanat) dituduh berkhianat, dan orang yang khianat diberi amanat (dipercaya). (HR. Al Hakim)

"... dan orang yang khianat diberi amanat (dipercaya)." Contohnya : Koruptor.

9. Banyak wanita yang berpakaian tetapi hakikatnya telanjang. Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a. "Di antara tanda-tanda telah dekatnya hari kiamat ialah akan muncul pakaian-pakaian wanita dan apabila mereka memakainya keadaannya seperti telanjang."

Tanda yg ini juga sudah terbukti. Banyak wanita zaman sekarang yg memakai celana pendek, baju dan celana yg ketat sehingga lekukan tubuh terlihat jelas. Pada hakikatnya mereka telanjang meskipun mereka memakai pakaian. Bahkan, orang yg berkerudung pun masih banyak yg memakai celana jeans ketat.

10. Merajalela alat musik."Pada akhir zaman akan terjadi tanah runtuh, rusuhan dan perubahan muka."Ada yang bertanya kepada Rasulullah; "Wahai Rasulullah bila hal ini terjadi?" Baginda menjawab;"Apabila telah bermaharajalela bunyi-bunyian (musik) dan penyanyi-penyanyi wanita" - Ibnu Majah

11. Mengucapkan salam kepada orang yang dikenalnya saja."Sesungguhnya di antara tanda-tanda telah dekatnya hari kiamat ialah manusia tidak mahu mengucapkan salam kepada orang lain kecuali yang dikenalnya saja." - Riwayat Ahmad

12. Munculnya Dajjal, Imam Mahdi, dan munculnya nabi palsu.

- Hadis riwayat Abu Hurairah ra.:  Dari Nabi saw., beliau bersabda: Kiamat tidak akan terjadi sebelum dibangkitkan dajjal-dajjal pendusta yang berjumlah sekitar tiga puluh, semuanya mengaku bahwa ia adalah utusan Allah. (Shahih Muslim No.5205)

13. Terbitnya matahari dari sebelam barat dan tenggelam di sebelah timur. Hal tersebut merupakan kebalikan dari keseharian matahari terbit dari timur dan tenggelam dari sebelah barat.

14. Turunya Isa Almasih ke bumi.

15. Hampir tibanya fitnah dan terbukanya dinding Yakjuj dan Makjuj

- Hadis riwayat Zainab binti Jahsy ra.:  Bahwa Nabi saw. bangun dari tidurnya sambil bersabda: Laa ilaaha illallaah, celakalah orang-orang Arab karena suatu bencana akan terjadi, yaitu hari ini dinding (bendungan) Yakjuj dan Makjuj telah terbuka sebesar ini. Dan Sufyan (perawi hadis ini) melingkarkan jarinya membentuk angka

sepuluh (membuat lingkaran dengan jari telunjuk dan ibu jari). Aku (Zainab binti Jahsy) bertanya: Wahai Rasulullah, apakah kita semua akan binasa padahal di antara kita banyak terdapat orang-orang saleh? Beliau menjawab: Ya, jika banyak terjadi kemaksiatan. (Shahih Muslim No.5128)

- Hadis riwayat Abu Hurairah ra.:  Dari Nabi saw., beliau bersabda: Hari ini dinding Yakjuj dan Makjuj telah terbuka sebesar ini. Wuhaib (perawi hadis) melingkarkan jarinya membentuk angka sembilan puluh (menekuk jari telunjuk sampai ke pangkal ibu jari). (Shahih Muslim No.5130)


16. "Dan apabila perkataan telah jatuh atas mereka, Kami keluarkan sejenis binatang melata dari bumi yang akan mengatakan kepada mereka, bahwa sesungguhnya manusia dahulu tidak yakin kepada ayat-ayat Kami[1108]." [1108]. Yang dimaksud dengan perkataan di sini ialah ketentuan datangnya masa kehancuran alam. Salah satu dari  tanda-tanda kehancuran alam ialah keluarnya sejenis binatang melata yang disebut dalam ayat ini. (Q.S. An - Naml : 82)

17. Hari kiamat tidak akan terjadi sebelum sungai Euphrat menyingkap gunung emas

- Hadis riwayat Abu Hurairah ra.:  Bahwa Rasulullah saw. bersabda: Hari kiamat tidak akan terjadi sebelum sungai Euphrat menyingkap gunung emas, sehingga manusia

saling membunuh (berperang) untuk mendapatkannya. Lalu terbunuhlah dari setiap seratus orang sebanyak sembilan puluh sembilan dan setiap orang dari mereka berkata:  Semoga akulah orang yang selamat. (Shahih Muslim No.5152)

18. Kiamat tidak akan terjadi sebelum api muncul dari tanah Hijaz

- Hadis riwayat Abu Hurairah ra.:  Bahwa Rasulullah saw. bersabda: Kiamat tidak akan terjadi sebelum api muncul dari tanah Hijaz yang dapat menerangi leher-leher unta di Basrah. (Shahih Muslim No.5164)


 

Mungkin hanya sampai sini saja tanda-tanda kiamat yg saya tulis. Tentunya masih banyak tanda-tanda kiamat yg lainnya yg belum saya tulis dan belum saya ketahui. Semoga kita termasuk golongan yg diselamatkan Allah SWT pada Hari Kiamat. Aamiin

Wallahu a'lam bishshowab.

Syukron udah baca. :)
Mohon maaf bila ada salah ketik/salah kata, jika ada kesalahan mohon dibenarkan. Saling mengingatkan dalam kebaikan itu termasuk ibadah.

 
Continue reading →

Al-Habib Mundzir Al-Musawa Menjawab Tuduhan Kristen Tentang Islam

0
10/30/2013 02:26:00 AM
 Muslimedianews ~ Dengan ini saya gembira dan sangat menyambut hangat artikel kiriman Anda. Maaf saya tak punya waktu untuk menulis artikel 19 halaman menjawab semua tuduhan Anda pada Nabiku Muhammad Rasulullah Saw. Saya akan jelaskan satu persatu kealpaan Anda, dan saya akan berbicara dengan logika:

    1. Anda mengatakan Nabi Muhammad Saw. adalah licik, pembunuh massal, sex maniac, kepala perampok.

Saya (Habib Mundzir) jawab:

Kejujuran beliau Saw. sudah dibuktikan di masa kehidupan beliau oleh ribuan manusia, orang yang hidup dan menyaksikan kelahirannya, pertumbuhannya jauh sebelum beliau Saw. menyampaikan wahyu, dan setelah beliau Saw. menyampaikan wahyu. Kejujurannya, kebenarannya, penyantunnya, kasih sayangnya, diakui oleh seluruh masyarakat di zamannya. Bahkan musuh-musuhnya, bahkan kaum Yahudi, bahkan kaum Nasrani, bahkan kaum Munafik sekalipun masih menyaksikan hal itu.

Saya ingin satu bukti ucapan seorang Nasrani di zaman beliau Saw. yang mengatakan Muhammad Saw. adalah pembohong, sex maniac, pembunuh massal? Tentunya ini hanyalah ucapan orang orang Badui. Munculkan satu bukti dari ucapan musuh-musuh beliau Saw. saat di zamannya yang dari kalangan berpendidikan? Apakah kaum Nasrani saat itu kesemuanya bungkam? Ke mana para pendeta dan kalian? Apa yang mereka kerjakan saat itu?

Mereka yang menyaksikan kehidupan Muhammad Saw. malah beriman kepadanya. Apakah mereka beriman kepada seorang pembunuh massal? Beriman pada seorang sex maniac? Beriman pada seorang pembohong?

Bila Anda membenarkan pernyataan ini maka seluruh pendeta Nasrani sudah jadi bodoh sejak sebelum kebangkitan Muhammad Saw. Umpatan umpatan-ini hanya muncul dari kalangan Badui dan kalangan orang bodoh di zaman itu dan orang bodoh di zaman sekarang.

Sejarah menjelaskan tak satupun dari pendeta Nasrani menentang dan memerangi Muhammad Saw. Bahkan Abisina Kaisar Najasyi yang beragama Kristen ketika datang utusan Muhammad Saw. kepadanya yaitu Jakfar bin Abi Thalib Ra., yang saat itu Kaisar Najasyi juga sedang bersama Amr bin Ash (sebelum keislamannya). Amr bin Ash berusaha mempengaruhi Kaisar Najasyi bahwa Muhammad ini pendusta, (tentunya Amr bin Ash saat itu masih dari kalangan Badui gurun yang berpegang dengan adat jahiliyah, membunuh anak wanita yang lahir dll), ia berkata kepada Kaisar Najasyi: “Coba tanya pada utusan Muhammad Saw. apa yang ia ucapkan atas Isa bin Maryam!”

Maka ketika dijawab oleh Jakfar bin Abi Thalib Ra. dengan lantunan surat Maryam, maka runtuhlah Kaisar Najasyi. Ia (Kaisar Najasyi) beriman pada Muhammad Saw. dan masuk Islam bersama para pendeta penasehatnya. Hingga tak lama kemudian ia wafat, maka Rasul Saw. melakukan shalat Ghaib untuknya (shalat Ghaib=shalat jenazah untuk orang yang wafat dari kejauhan). Dan ini adalah pertama kalinya shalat Ghaib dilakukan oleh Rasul Saw. dalam Islam (Shahih Bukhari).

Demikian pula kunjungan utusan Muhammad Saw. kepada Heraklius Kaisar Byzantium. Maka ketika Heraklius mendengar penjelasan mengenai agama Muhammad Saw. ia melemparkan beberapa pertanyaan untuk menguji kebenaran agama ini. Maka pada akhirnya ia berkata: “Sungguh Muhammad Saw. adalah Nabi. Kalau aku punya kesempatan maka aku akan berkunjung kepadanya. Akan kucuci kedua sandalnya dan ia (Muhammad Saw.) akan menguasai wilayahku ini.” (Shahih Bukhari).

Maka mendengar ucapan ini, maka hiruk pikuklah para hulubalang kerajaan dengan pro kontra. Maka Kaisar Hiraklius membatalkan niatnya untuk masuk Islam, namun ia sesekali tidak mencela Muhammad Saw.

Demikianlah Muhammad Saw. di hadapan para intelektual dan raja-raja Nasrani. Umpatan dan cacian hanya muncul dari Badui-badui gurun pasir yang picik pemikirannya. Semua orang yang berwawasan dan berjiwa mulia menerima Muhammad Saw. dan mengakuinya sebagai orang suci, walaupun tidak kesemuanya mereka beriman. Pastilah dua kekaisaran besar ini didukung ribuan pastur yang bodoh. Begitulah secara logika Anda, dan logika kami bahwa raja-raja Nasrani itu berbudi baik, bijaksana, dan tentunya mereka itu bermoral tinggi.

Datang kepada beliau Saw. seorang pendeta Yahudi, dan mengujinya seraya berkata: “Aku ingin bertanya padamu 3 pertanyaan, bila kau mampu menjawabnya maka aku masuk Islam, karena tak ada yang tahu jawaban ini kecuali nabi. Lalu ia bertanya dan Nabi Saw. menjawabnya dengan benar, seraya beriman dan masuk Islam.” (Shahih Bukhari).

Saat hari kelahiran sang Nabi Saw. di kota Makkah, maka keesokan harinya bertertiaklah seorang Yahudi di kota Madinah, seraya berkata: “Wahai orang-orang Yahudi, telah lahir nabi akhir zaman. Karena semalam telah terbit bintang yang menandakan kelahiran Nabi Muhamad Saw.!” (Mustadrak ‘ala Shahihain juz 3 halaman 554 dan Tahdzib at-Tahdzib juz 2 halaman 116).

Inilah kejadian-kejadian yang ditunjukkan Allah Swt. untuk membenarkan kebangkitan Nabiku Muhammad Saw. Demikian pula terbelahnya bulan yang disaksikan oleh banyak orang, terjadi di Makkah, bahkan setelah datang kafilah-kafilah dari luar Makkah merekapun melihat bahwa bulan di malam itu terbelah. Mereka melihatnya dari luar kota Makkah yang sangat jauh dari Makkah, dan sebagian besar saksi mata adalah orang kafir. (Sirah Ibn Hisyam).

Allah menunjukkan kebangkitan nabi-nabiNya dengan munculnya mukjizat. Demikian pada Musa As., demikian pada Isa As., demikian pada Ibrahim As., demikian pula pada Sayyidina Muhammad Saw. Bukan hanya cukup dengan otak dan logika, jelaslah kebangkitan Muhammad Saw. dengan mukjizat itu tidak bisa dipungkiri. Disaksikan oleh sahabatnya dan musuh-musuhnya, mereka yang beriman dan mereka yang kufur sama-sama menyaksikan kebenaran dari Allah Swt. Justru logika diciptakan untuk memahami bahwa kejadian-kejadian mukjizat para nabi itu mustahil terjadi dengan sihir terkuat sekalipun, kecuali oleh kekuatan Tuhan. Sihir mana dapat membelah lautan? Sihir mana dapat membelah bulan? Sihir mana dapat membuat ibu suci melahirkan tanpa ayah? Di sinilah logika dituntut untuk berperan.

Logika yang bertentangan dengan ayat Tuhan adalah logika dangkal. Logika mana dapat memecahkan rahasia sebutir sel mani dapat tumbuh menjadi manusia yang berfikir, berbicara, makan, minum, menjadi raja, penyiksa, dermawan, ahli bahasa, seniman, dlsb. Adakah logika dangkal dapat menerimanya? Justru logika dituntut berfikir dengan pikiran yang murni dan berakal sehat untuk mengakui kekuatan pencipta dengan itu semua.

Saya menantang Anda dengan kekuatan logika Anda. Bisakah Anda dan seluruh alam semesta menciptakan seekor lalat dari ketiadaan? Tidak ada kemampuan science dan keahlian dapat menciptakan sesuatu dari ketiadaan. Berarti logika dan kemampuan akal dan keahlian yang Anda miliki dan seluruh keahlian yang ada di alam semesta belum menjangkau penciptaan seekor lalat sekalipun.

Lalu akanlah logika seperti ini akan mengukur dan menerka Allah? Kecuali menyungkur sujud penuh pengakuan bahwa hanya Dialah Yang Maha Mampu membelah lautan yang memang milikNya. Dan hanya Dialah Yang Maha Mampu menciptakan manusia tanpa kehamilan (Adam dan Hawa).

Dan satu hal yang ingin saya tanyakan, apakah Anda hidup dengan keinginan Anda sendiri? Adakah Anda lahir dari perut ibu Anda karena Anda yang ingin lahir ke dunia? Anda lahir ke dunia tanpa keinginan untuk lahir, tapi Dia yang memilihkan untuk Anda lahir ke dunia, Dia yang menentukannya, Dia yang memiliki Anda.

Adakah Anda mampu menciptakan makanan dan minuman dari ketiadaan? Anda hanya hamba lemah yang tergantung kepadaNya setiap kejap untuk diberi oksigen, makan, minum, karena Anda tak mampu menciptakan oksigen, makanan, minuman. Semua itu Anda tak mampu membuatnya sendiri, hanya meminjam milikNya, meminjam bumi yang milikNya, makan dari makanan yang diciptakanNya, minum dari air yang diciptakanNya.

Anda diciptakanNya dari bekas kucuran air nafsu ayah dan ibumu, lalu masuk ke alam rahim dalam bimbingan TunggalNya, sebagaimana disabdakan oleh Nabiku Muhammad Saw.: “Penciptaan manusia itu 40 hari sebagai air mani, 40 hari sebagai gumpalan darah, 40 hari sebagai gumpalan daging, lalu barulah terbentuk tubuhnya.” (Shahih Bukhari hadits no. 3036, 3154 dan 6221). Dan ini diakui oleh ilmu kedokteran!

Tunjukkan padaku ilmu kedokteran mana yang dipelajari oleh Nabiku Muhammad Saw. 1400 tahun yang silam mengenai hal ini? Mengapa beliau Saw. mengetahui ini? Inilah logika akan berbicara bahwa ini benar-benar wahyu Ilahi! Inilah pembuktian secara logika bahwa Muhammad adalah Rasulullah Saw. Boleh tunjukkan padaku ilmu kedokteran yang mana yang membantah ini?

    2.  Pembunuhan, Muhammad Nabi pembunuh.

Saya jawab:

Mengenai pembunuhan, saya yakin Anda mempercayai kebenaran, maka dalam menegakkan kebenaran dalam kehidupan ini mestilah ada yang dibela dan mestilah ada yang ditindak. Demikian logika berbicara. Dan bila Anda tidak setuju dengan pembunuhan yang dilakukan Nabiku Muhammad Saw., ketahuilah bahwa seluruh nabi-nabi adalah pembunuh. Musa As. memerangi ummatnya sendiri yang kufur (Samiri, Qarun, Fir’aun), Isa bin Maryam memerangi pembangkangnya, Daud As., Sulaiman As., dan semua para nabi, mestilah ada yang beriman kepadanya, dan ada yang mendustakannya.

Bila ada seorang manusia terkena penyakit menular, dan akan menularkan virus yang membahayakan banyak orang misalnya, apa yang dilakukan kalian di Negara Barat sana? Mereka membunuhnya! Kenapa? Membahayakan kesehatan ummat manusia, dan pembunuhan itu adalah bentuk logika yang sehat! Demikian pula para penyebar fitnah atas firman Tuhan, mesti dibunuh, karena mereka akan membuat orang lain menjadi kufur pada Tuhan. Dan kufur pada Tuhan jauh lebih berbahaya dari sekedar penyakit menular, karena orang yang sakit menular walaupun menjijikkan bisa saja diampuni Tuhan. Namun orang yang kufur pada Allah Swt. berarti mereka musuh Allah Swt.

Dan ocehan Anda mengenai moral, itu runtuh dari otak Anda bila di sebelah Anda saat ini berdiri seorang manusia yang terjangkit virus berbahaya yang bila ia bernafas lagi maka ia akan menularkan milyaran virusnya pada Anda dan jutaan manusia. Niscaya Anda akan mengambil pisau dan menusukkannya tanpa ampun dan membunuhnya, karena Anda ingin selamat dan ingin menyelamatkan ummat manusia. Sampai di sini logika pembunuhan Anda akui bukan?

Namun Nabiku Muhammad Saw. tidak semudah itu membunuh. Beliau Saw. sangat baik dan tidak sembarang membunuh. Dilarang membunuh wanita dalam peperangan, dilarang membunuh anak-anak, dilarang memukul wajah, dilarang menyerang orang yang tak bersenjata, demikian indahnya ajaran Nabiku Muhammad Saw.! Dan demikian dangkalnya pemahaman Anda.

Mengenai peristiwa Ashma binti Marwan bukanlah perintah Rasul Saw., namun perbuatan Umair bin Adiy Ra. Karena wanita jahat itu terus memfitnah Nabi Saw. agar orang-orang membencinya, maka berkata Umair bin Adiy Ra. kepada dirinya: “Kalau Nabi Saw. selamat dari Perang Badr maka aku bersumpah untuk membunuh Ashma binti Marwan dari Bani Umayyah!”

Maka ia pun membunuhnya, lalu melaporkannya pada Rasul Saw. dan Rasul Saw. menenangkannya. Demikian kejadian pada tahun 2 Hijriyah. (Isti’ab juz 3 halaman 1218, Thabaqat Kubra juz 2 halaman 27, al-Ishabah juz 4 halaman 721, as-Sirah an-Nabawiyyah juz 6 halaman 49).

Wajar saja wanita ini dibunuh karena ia menentang agama Allah, tak beda dengan Fir’aun, Tsamud, dan semua penentang agama Allah lainnya. Tak dibedakan apakah ia wanita lemah atau ia raja wibawa, yang dibedakan adalah kadar bahaya fitnahnya pada agama Allah. Sebagaimana kalian di Barat bila melihat orang yang terjangkit virus berbahaya langsung membunuhnya, atau melihat orang pelaku bom bunuh diri, pasti langsung membunuhnya, walaupun ia ibu menyusui 70 anak sekalipun, dan kalau bom itu disembunyikan di perutnya niscaya manusia seperti kalian tidak sungkan-sungkan merobek perutnya hidup-hidup demi mengeluarkan bom itu. Bukankah demikian? Sampai di sini logika pembunuhan wanita Anda akui sebagai hal yang mesti bukan?

    3.  Mengenai ucapan Imam Ghazali rahimahullah, tentang dusta.

Saya jawab:

Bukan bermakna dusta adalah boleh, namun menolong nyawa seseorang bila harus dengan dusta maka itu boleh. Dan Anda mengatakan bahwa Islam mengajarkan bohong. bila datang seorang pembunuh yang ingin membunuh anak dan istri Anda misalnya, kebetulan anak Anda ada di kamar. Anda tidak bersenjata dan tidak punya kesempatan berbuat apapun selain berbohong atau jujur, apakah anda menunjukkan kamarnya? Demi menyelamatkan nyawa anak dan istri anda Anda mengakui bahwa bohong itu wajib!

Dan bila ada orang ingin membunuh istri atau anak Anda, sedangkan Anda menyembunyikan mereka di suatu tempat untuk menghindari kejaran para pembunuh. Lalu orang-orang yang ingin membunuh keluarga Anda itu bertanya pada teman-teman Anda tentang di mana persembunyian istri dan anak Anda, apa yang Anda harapkan? Apakah Anda berharap mereka jujur? Anda akan mengemis pada teman Anda agar mereka berbohong! Anda akan memusuhi mereka bila mereka jujur bukan?  jadilah berbohong itu Anda wajibkan! Inilah qiyas imam kami yang mulia, Imam Ghazali rahimahullah.

    4.  Mengenai Jizyah.

Saya jawab:

Jizyah adalah pembayaran pajak bagi orang yang non Muslim. Hal ini adalah suatu keadilan, karena Muslim pun membayar pajak, bahkan lebih banyak, berupa zakat tijarah, zakat fitrah, zakat harta, zakat pertanian, zakat peternakan, yang bila dijumlahkan jauh lebih besar daripada Jizyah. Hak Anda dilindungi, sebagaimana ketika seorang Muslim menampar seorang Yahudi karena ia mengatakan Musa lebih mulia dari Muhammad Saw., maka Nabiku Muhammad murka dan menegur keras Muslim itu! (Shahih Bukhari).

Kejadian lainnya ketika baju besi Ali bin Abi Thalib Ra. dicuri oleh seorang Yahudi, maka Ali Kw. mengadu kepada Umar bin Khattab Ra. sebagai Khalifah saat itu. Maka Umar Ra. tahu betul bahwa Ali Kw. tak mungkin berdusta, namun hukum syariah mesti ditegakkan. Maka Umar Ra. bertanya mana saksi kalian? Yahudi membawa dua orang saksi, dan Ali Kw. membawa kedua putranya Hasan dan Husein sebagai saksi. Maka Umar Ra. tertunduk malu seraya berkata: “Maaf wahai Ali, anak tidak bisa dijadikan saksi mata.”

Maka Ali Kw. berkata: “Apakah kau tolak kesaksian cucu Rasulullah Saw.?”

Maka Umar Ra. tertunduk seraya berkata: “Hukum syariah mengatakan bahwa baju besi ini milik Yahudi.”

Maka Ali Kw. menerima keputusan dan pergi. Maka menangislah sang Yahudi seraya berkata: “Belum pernah kutemukan hukum agama yang membela keadilan pada orang yang lain agamanya dengan mengalahkan kesaksian cucu Nabi mereka. Aku masuk Islam!” (Sirah Ali bin Abi Thalib Kw.).

Inilah adab (sopan santun) kami terhadap mereka yang non Muslim, dan sampai di sini semua logika akan menerima, dan hujatan busukmu runtuh!

    5.   Logika.

Saya jawab:

Seorang anak yang tidak tahu bahwa bara api itu membahayakan, maka logika sang anak bahwa benda merah itu indah, maka ia ingin memakannya. Inilah logika manusia! Manusia tak tahu apa-apa sebelum membuktikannya. Nah… kasih sayang Allah Swt. adalah memberitahu kita sebelum kita membuktikannya, dan itulah Islam! Seperti kasih sayang ibu yang melarang anaknya mendekati bara api. Logika yang Anda pakai, adalah menelan bara api itu dulu untuk membuktikan bahwa larangan Tuhan itu benar! Sempit sekali logika Anda, sedangkal inikah logika orang kafir di Barat?

    6.  Memukul istri.

Saya jawab:

Mengenai menyiksa istri diperbolehkan dalam Islam itu adalah kebodohan Anda dalam hukum syariah kami. Karena Allah Swt. berfirman dalam al-Quran: “Bila kalian risau atas istrimu yang terus berbuat jahat dan pengingkaran maka nasihatilah ia (bukan memukulnya). Bila ia masih terus melakukan kejahatannya maka jangan menyetubuhinya (jangan memukulnya). Dan bila ia masih juga dalam kejahatannya maka pukullah ia. Bila ia taat maka jangan sesekali kalian terus menyakitinya. Sungguh Allah Maha Tinggi dan Maha Dahsyat kekuatanNya.” (QS. an-Nisa ayat 35).

Jelaslah justru makna ayat ini adalah melindungi hak wanita. Maaf, Negara Barat adalah negara terbesar penyiksaan suami terhadap istrinya! Dalam Islam hak istri dilindungi, misalnya istri kita terus mencaci kita, atau terus memarahi dan memaki-maki mertuanya misalnya, maka tidak boleh dipukul sebelum dinasehati. Bila masih saja tak menurut maka jangan dipukul, tapi cukup dengan jangan disetubuhi! Alangkah lembutnya hukum Allah Swt. Apalah artinya teguran dengan tidak mengumpulinya? Bukankah ini sangat lembut? Lalu bila ia masih juga tidak taat dan terus berbuat kemungkaran, maka barulah boleh kau memukulnya.” (QS. an-Nisa ayat 35).

Rasul Saw. menjelaskan makna “Pukullah” adalah “Fadhribuuhunna ghairu mubarrih”, yaitu pukullah ia dengan tanpa membahayakan seperti bengkak atau berbekas.” (Shahih Muslim hadits no. 1218 dan Shahih Ibn Hibban hadits no. 2809). Dan demikian pula diriwayatkan dalam Tafsir Imam Qurthubi, Tafsir Imam Ibn Katsir, Tafsir Imam ath-Thabariy, dan seluruh tafsir lainnya.

Betapa indahnya ajaran ini, bahkan dalam memukulpun Rasul Saw. melarang untuk memukul sampai berbekas, maka merupakan sekedar teguran belaka! Bahkan Allah mengancam pada ayat itu: “Janganlah kalian terus menyakitinya, sungguh Allah Maha Tinggi dan Maha Besar kekuatanNya”, maksudnya Maha Mampu menyiksa kalian dengan sebab perbuatan kalian bila jahat terhadap istri. Tunjukkan padaku ajaran undang-undang mana di muka bumi ini yang melindungi istri seindah ajaran Muhammad Saw.?

    7.   Poligami halal bagi pria dan haram bagi wanita.

Saya jawab:

Sudah kita fahami bahwa jumlah wanita kini semakin banyak dari pria, maka muncullah hukum poligami dalam Islam, dari Allah Swt. tentunya. Hingga wanita-wanita akan terbimbing oleh kaum lelaki, dan kaum lelaki akan teredam nafsu amarahnya, nafsu merebut kekuasaan, nafsu mengalahkan lelaki lainnya, karena ia dibebani tanggung jawab sebagai suami untuk membimbing istri-istrinya. Bukankah tanggung jawab istri adalah mengikatnya untuk tidak menghamburkan uang dan waktunya sembarangan? Lalu bagaimana bila mempunyai dua rumah tangga? Tiga rumah tangga? Empat rumah tangga? Bukankah ini akan membuatnya semakin terikat dari berbuat kejahatan? Karena ia harus mendidik anak-anaknya, menyekolahkan mereka, membimbing istri-istrinya dalam tuntunan Islam, ia akan sibuk berkhidmat pada rumah tangganya dan tak punya waktu kumpul terbahak-bahak dengan teman-temannya di café-café seperti Bule kafir di Barat.

Lihat kesempurnaan ajaran Islam yang sangat sesuai dengan keadaan zaman. Pengingkaran terhadap poligami berarti mendukung banyaknya wanita yang tak bersuami, banyaknya wanita yang melacur, wanita penghibur dll. Karena wanita-wanita itu tak mendapatkan suami, suami yang membimbingnya pada kemuliaan. Hal ini muncul sebab pengingkaran manusia pada hukum Allah. Mereka bagaikan anak yang menelan bara api lalu menjerit menyalahkan ibunya! Ibunya tak bersalah karena telah melarangnya, demikian Allah Swt. menjadikan kasih sayang ibu sebagai cermin kita pada kasih sayang Yang Maha Menciptakan seluruh kasih sayang pada setiap jiwa ibunda.

Jumlah wanita lebih banyak dari pria, dan di waktu yang bersamaan dengan munculnya ajaran Muhammad Saw. yang memperbolehkan berpoligami. Sesuai bukan? Jelaslah bahwa ajaran Muhammad Saw. adalah ajaran yang paling sempurna mengatasi masalah bertambahnya jumlah wanita daripada pria di masa kini! Dan tak ada jalan lain untuk menyelesaikan masalah ini kecuali dengan ajaran Allah yang disampaikanNya pada Muhammad Saw.

Beri aku solusi dari logika orang kafir, bagaimana mengatasi jumlah wanita yang semakin banyak dari pria dengan melarang poligami? Apakah dibunuh? Kalian akan mengacaukan ekosistem dunia, kalian perusak dan pembuat kerusuhan. Dan di dalam Islam poligami dibolehkan, dan bukan diwajibkan. Ini menunjukkan bila mereka merasa mampu berpoligami maka boleh, bila mereka takut tidak adil maka cukup satu. (QS. an-Nisa ayat 3).

    8. Perbudakan

Saya jawab:

Perbudakan dalam Islam diharamkan kecuali adalah dari kalangan kafir yang membangkang dan memerangi Islam. Mereka yang memerangi Islam jika mereka kalah maka semua tawanan dibebaskan dari penjara dan dijadikan budak, diberi makan, diberi tempat tinggal, dinikahkan, diberi hak nikah dengan budak lainnya. Bila tuannya ingin menikahinya maka ia bebas. Budak dalam Islam bukanlah budak yang kalian kenal.

Dalam Islam perbudakan adalah mendidik orang-orang kafir agar mengenal shalat, puasa, zakat dll. Mereka tinggal serumah dengan Muslimin. Dan penyiksaan terhadap budak dihukumi dengan hukum yang keras dalam syariah Islam. Demikianlah cara Islam mendidik musuh-musuhnya agar mengenal ajaran Islam. Dibiarkan musuh-musuhnya tinggal dan makan di rumah mereka, seraya menyaksikan ibadah shalat dan hokum-hukum Islam. Dan mereka dapat bekerja selain membantu tuannya, mereka dapat mengumpulkan uang yang kemudian akan membeli kebebasannya atau langsung dibebaskan oleh tuannya, mereka boleh memeluk Islam atau boleh tetap dalam kekafirannya.

Adakah ajaran di muka bumi yang memperbolehkan musuhnya makan dan minum di rumahnya? Bagaimana ajaran Bule kafir terhadap musuh-musuhnya? Dipenjara, disiksa, itulah cara kalian terhadap musuh-musuh kalian. Dan lain dengan cara kami, musuh-musuh kami tinggal serumah dengan kami, makan bersama kami, belajar al-Quran dengan kami, dan bila ia ingin tetap dalam kekafirannya maka kami tak punya hak memaksanya masuk Islam walaupun ia tinggal di rumah kami! Betapa agungnya ajaran Muhammad Saw.!

    9. Halal memperawani wanita usia 9 tahun (Rasul Saw. menikahi Aisyah Ra.).

Saya jawab:

Mengenai hal ini, adalah kekhususan untuk sang Nabi Saw. Beliau Saw. berbeda dengan kita, sebagaimana kesaksian beliau Saw. tidak makan dan minum berhari-hari. Ketika para sahabat mengikutinya maka beliau Saw. melarangnya, dan berkata: “Sungguh aku tidak sama dengan kalian, aku diberi makan dan minum oleh Allah.” (Shahih bukhari).

Demikianlah mukjizat para nabi, demikian mukjizat Isa bin Maryam yang menghidupkan orang mati. Demikian pula mukjizat Musa As. yang merubah tongkatnya menjadi ular. Maka memperawani seorang wanita dalam konteks orang awam adalah menyetubuhinya dengan syahwat, namun berbeda dengan Rasulullah Saw. Allah Swt. menciptakan Aisyah untuk istri NabiNya, tentunya Dia Maha Luhur dari segala kekejian dan kebiadaban. Karena seluruh ucapan sang Nabi Saw. adalah perintah Allah Swt.: “Tiadalah ia berbicara dari hawa nafsunya, tetapi merupakan wahyu yang diwahyukan oleh Allah Swt.” (QS. an-Najm ayat 3-4).

Aisyah Ra. adalah seorang wanita yang cerdas dan jenius. Nabi Saw. membutuhkan seorang wanita yang jenius dan cerdas untuk menyampaikan risalah pada kaum wanita. Maka Jibril As. mewahyukan agar beliau Saw. menikahi Aisyah Ra.

Dengan Logika yang sempurna, dan hati yang beriman kami mempercayai bahwa Maryam As. adalah wanita suci yang bukan pendosa apalagi pezina. Namun merupakan perintah Allah Swt., dengan hati suci dan iman, kami kaum Muslimin mempercayai bahwa Isa bin Maryam adalah anak suci dan sesekali bukan anak zina, namun merupakan perintah Allah Swt. Dengan kesucian dan iman, kami kaum Muslimin mempercayai bahwa Muhammad Saw. menikahi Aisyah dan istri-istrinya bukan karena nafsu, namun merupakan perintah Allah Swt.

Tuduhan Anda dengan logika bahwa Muhammad Saw. bernafsu birahi dan sex maniac karena menikahi banyak wanita dan wanita di bawah umur, berarti Anda berlogika pula bahwa Maryam As. adalah pelacur biadab yang berkedok wanita suci. Dan Isa bin Maryam adalah anak haram jadah dan bukan putra suci. Demikianlah logika kotor berbicara, demikian logika busuk menilai, namun Anda dapat membandingkan mana logika sempurna dan mana logika busuk.

    10.  Surga Islam.

Saya jawab:

Saya punya cerita singkat, seorang raja besar yang kaya raya. Mendengar kabar bahwa ada sekelompok orang yang berbuat mulia di negeri seberang, mereka bekerja tanpa pamrih demi ketaatan pada rajanya, mereka jadikan siang dan malamnya merupakan bakti pada rajanya, mereka bersabar menghadapi segala kesulitan seraya tak perduli pada rintangan kemiskinan, bahkan saat mereka mendapat kekayaanpun mereka tetap tak lupa bakti pada rajanya.

Maka sang raja menulis surat: “Kepada rakyatku yang kumuliakan, sungguh kalian telah berbakti kepadaku. Niscaya bila masa bakti kalian selesai kelak, akan kujamu kalian dengan 100 macam masakan termahal, 1000 ayam kalkun akan kuhidangkan demi menyambut kalian, 100 pelayan akan melayani kalian, kubangunkan untuk kalian villa-villa mewah yang setiapnya berisi 100 kamar yang mewah.”

Nah, ketika kelompok itu datang, apakah mereka akan menelan 100 macam makanan? Atau 1000 kalkun akan dilahap? Atau akan merasakan 100 kamar dalam villanya masing-masing? Ada diantara mereka yang sudah senang dengan bisa berkumpul bersama keluarganya dan menggunakan beberapa kamar saja. Ada yang makan dua suap lalu meninggalkannya demi berkumpul dengan sang raja dan menteri-menteri mulia. Ada yang memilih duduk bersama ayah ibunya di tepi pantai, tanpa perduli dengan 100 pelayan. Hal ini mudah dan logis saja, masalahnya adalah ucapan sang raja yang sangat ingin memuliakan tamunya, dan mengirim surat kepada calon tamunya dengan pelbagai persiapan dan jamuan.

Nabi Muhammad Saw. menjelaskan bahwa orang yang beramal karena takut pada neraka, maka itu adalah ibadah para budak, karena taatnya hanyalah karena takut. Dan barangsiapa anyg beramal karena ingin surga, maka itu amalan para pedagang, karena di otaknya hanya ingin untung. Dan barangsiapa yang beribadah karena ingin dekat dengan Allah, itulah orang-orang yang merdeka. Ketiga kelompok ini tetap dimuliakan oleh Allah Swt., namun tentunya yang paling mulia adalah yang beribadah karena tak menginginkan apa-apa selain kedekatan padaNya Swt.

Banyak pula teriwayatkan hal seperti ini dari kalangan sahabat Ra. Mereka merindukan Allah Swt., dan Allah merindukan mereka. Sebagaimana sabda Rasul Saw.: “Barangsiapa yang merindukan perjumpaan dengan Allah, maka Allah merindukan perjumpaan dengannya.” (Shahih Bukhari).

Namun Nabi kami Muhammad Saw. berdoa dengan ketiga-tiganya. Karena beliau Saw. tahu bahwa tidak semua ummatnya akan mampu mencapai derajat tertinggi. Ada di ummatnya yang memang ibadahnya karena takut pada neraka, ada yang ibadahnya karena ingin surga, ada yang ibadahnya karena ingin dekat dengan Allah Swt. Maka beliau diajari oleh Allah Swt. untuk berdoa dengan ketiganya.

Anda ini hanya mencari-cari kesalahan saja agar orang Islam benci pada agamanya. Padahal dalam Injil kalian pun ada yang lebih jorok: Bible (Injil) perjanjian lama Yehezkiel 23:1-21, Surat 23: ayat 2:

    1. “Hai anak manusia, ada dua orang perempuan, anak dari satu ibu.

    2. Mereka bersundal di Mesir, mereka bersundal pada masa mudanya; di sana susunya dijamah-jamah dan dada keperawanannya dipegang-pegang.

    3. Nama yang tertua ialah Ohola dan nama adiknya ialah Oholiba. Mereka Aku punya, dan mereka melahirkan anak-anak lelaki dan perempuan. Mengenai nama-nama mereka, Ohola ialah Samaria dan Oholiba ialah Yarusalem.

    4. Dan Ohola berzinah, sedang ia Aku punya. Ia sangat berahi kepada kekasih-kekasihnya, kepada orang Asyur, pahlawan-pahlawan perang.
   
    5. Berpakaian kain ungu tua, bupati-bupati dan penguasa-penguasa, semuanya pemuda yang ganteng, pasukan kuda.

    6. Ia melakukan persundalannya dengan mereka, semuanya orang Asyur pilihan; ia menajiskan dirinya dengan semua orang, kepada siapa ia berahi dan dengan berhala-berhalanya.

    7. Ia tidak meninggalkan persundalannya yang dilakukannya sejak dari Mesir, sebab pada masa mudanya orang sudah menidurinya, dan mereka memegang dada keperawanannya dan mencurahkan persundalan mereka kepadanya.

    8. Oleh sebab itu Aku menyerahkan dia ke dalam tangan kekasih-kekasihnya, dalam tangan orang Asyur, kepada siapa ia berahi.

    9. Mereka menyingkapkan auratnya, anak-anaknya lelaki dan perempuan ditangkap dan ia sendiri dibunuh dengan pedang. Dengan demikian namanya dipercakapkan di antara kaum perempuan sebab hukuman telah dijatuhkan atasnya.

    10. Walaupun hal itu dilihat oleh adiknya, Oholiba, ia lebih berahi lagi dan persundalannya melebihi lagi dari kakaknya.

    11. Ia berahi kepada orang Asyur, kepada bupati-bupati dan penguasa-penguasanya, kepada pahlawan-pahlawan perang yang pakaiannya sangat sempurna, kepada pasukan kuda, semuanya pemuda yang ganteng.

    12. Aku melihat bahwa ia menajiskan diri; kelakuan mereka berdua adalah sama.

    13. Bahkan, ia menambah persundalannya lagi: ia melihat laki-laki yang terukir pada dinding, gambar orang-orang Kasdim, diukir dalam warna lingam.

    14. Pinggangnya diikat dengan ikat pinggang, kepalanya memakai serban yang berjuntai, semuanya kelihatan seperti perwira, yang menyerupai orang Babel dari Kasdim, tanah kelahiran mereka.

    15. Segera sesudah kelihatan oleh matanya ia berahi kepada mereka dan mengirim suruhan kepada mereka ke tanah Kasdim.

    16. Maka orang Babel datang kepadanya menikmati tempat tidur percintaan dan menajiskan dia dengan persundalan mereka; sesudah ia menjadi najis oleh mereka, ia meronta dari mereka.

    17. Oleh karena ia melakukan persundalan dengan terang-terangan dan memperlihatkan sendiri auratnya, maka Aku menjauhkan diri karena jijik dari padanya, seperti Aku menjauhkan diri dari adiknya.

    18. Ia melakukan lebih banyak lagi persundalan sambil teringat kepada masa mudanya, waktu ia bersundal di tanah Mesir.

    19. Ia berahi kepada kawan-kawannya bersundal, yang auratnya seperti aurat keledai dan zakarnya seperti zakar kuda.

    20. Engkau menginginkan kemesuman masa mudamu, waktu orang Mesir memegang-megang dadamu dan menjamah-jamah susu kegadisanmu.” (Yehezkiel 23:1-21).


Baiknya Anda tidak usah mencela agama lain. Islam adalah agama Allah Swt. Dangkalnya pemahaman manusia tak mampu menjangkau seluruh kemuliaannya. Namun orang yang berakal akan bisa memilih mana kitab yang mengajarkan persundalan, mana kitab yang menjanjikan sambutan hangat Sang Maha Pencipta. Bagi kami Injil adalah kitab suci dan kami beriman padanya, namun tentunya bukan Injil yang sudah diubah-ubah dengan kabar persundalan (perzinahan) Tuhan dengan Maria.

Artikel Anda membangkitkan semangat kami dan menjadi cambuk bagi kami untuk semakin giat mengenalkan masyarakat Islam tentang kemuliaan Muhammad Rasulullah Saw. Anda turut membangkitkan kami agar lebih tak mengenal lelah untuk berdakwah.

Wassalamu ‘ala manittaba’al huda (Dan salam sejehatera bagi mereka yang mengikuti hidayah Allah).

(Ditulis oleh Shulthanul Qulub al-Maghfurlahu al-Habib Mundzir bin Fuad al-Musawa pada hari Senin 24 September 2007). Hadiah surat al-Fatihah untuk al-Habib Mundzir, al-Fatihah…

    Sya’roni As-Samfuriy, Tegal 16 Oktober 2013
    Disarikan dari Website www.majelisrasulullah.org


Sumber : Muslimedia News
Continue reading →

Pengalaman Spiritual 1

0
10/02/2013 07:28:00 PM
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Bismillaahirrahmaanirraahiim.

       Pada postingan kali ini saya akan berbagi pengalaman saya ketika membuka secara acak Al-Qur'an Terjemah, siapa tau kita semua mendapat hidayah dari Allah SWT. Aamiin.

       Pada hari senin, 23 September 2013 setelah saya selesai Sholat Dhuha saya mencoba kembali membuka secara acak Al-Qur'an Terjemah, dan Surat yang saya buka adalah Surat Ibrahim : 47 yang isi Suratnya :

       "Falaa tahsabannallaaha mukhlifa wa'dihi rusuluh, innallaaha 'aziizun dzuntiqaam."

yang artinya :

       "Karena itu janganlah sekali-kali kamu mengira Allah akan menyalahi janji-Nya kepada Rasul-rasul-Nya, sesungguhnya Allah Maha Perkasa, lagi mempunyai pembalasan."

       Setelah saya baca isi Suratnya, saya berfikir sejenak untuk mengetahui apa hikmah dari kegiatan membuka secara acak Qur'an terjemah ini, mengapa Surat yang spontan saya buka itu Surat Ibrahim : 47. Kenapa bukan yang lain?

       Bahkan dua hari berturut-turut saya membuka acak Qur'an terjemah Surat yang spontan saya buka yaitu Surat Ibrahim : 47. Setelah saya memikirkan hal itu terus-menerus, saya berpendapat bahwa :

       "kita sebagai manusia jangan berfikir bahwa Allah SWT akan mengingkari janji-Nya kepada Rasul-rasulnya termasuk kepada kita, ummatnya. Allah SWT telah berjanji bahwa siapa saja orang yang berbuat kebaikan, ketaqwaan, ketaatan dan beriman kepada Allah SWT dan Rasul-Nya, maka Allah SWT akan membalas dengan surga. Tetapi siapa saja orang yang berbuat kerusakan, kemaksiatan, kemunkaran dan tidak beriman kepada Allah SWT dan Rasul-Nya, maka Dia akan membalas dengan neraka." Na'uzubillaah.

"Kenapa antum berpendapat seperti itu?"

       Karena saya melihat kalimat terakhir dari ayat tersebut yang berbunyi : "..., sesungguhnya Allah Maha Perkasa, lagi mempunyai pembalasan."

"Balasan terhadap apa?"

       Balasan terhadap perbuatan yang telah kita perbuat, contohnya kita beriman kepada Allah SWT maka balasannya adalah Jannah (Surga).

       "Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan:”Robb kami ialah Allah”, kemudian mereka tetap beristiqomah, maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada (pula) berduka cita, mereka itulah penghuni-penghuni surga, mereka kekal di dalamnya; sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan (di dunia)." Q.S. Al-Ahqaaf :13-14

       Akan tetapi buat mereka yang tidak beriman kepada Allah SWT maka balasannya adalah Jahannam (Neraka).


       "Dan orang-orang yang mengerjakan kejahatan (mendapat) balasan yang setimpal dan mereka ditutupi kehinaan. Tidak ada bagi mereka seorang pelindung pun dari (azab) Allah, seakan-akan muka mereka ditutupi dengan kepingan-kepingan malam yang gelap gulita. Mereka itulah penghuni neraka; mereka kekal didalamnya" Q.S. Yunus : 27

       "Kemudian dikatakan kepada orang-orang yang zhalim (musyrik) itu : 'Rasakanlah olehmu siksaan yang kekal; kamu tidak diberi balasan melainkan dengan apa yang kamu kerjakan.' " Q.S Yunus : 52

Wassalam.

Syukron udah nyempetin baca, semoga bermanfaat. :)
Continue reading →

Wanita dan Pacaran (Lanjutan)

0
9/26/2013 06:53:00 PM
Assalamu'alaikum Warahmatullah Wabarakatuh
Bismillaahirrahmaanirrahiim

       Melanjutkan postingan Wanita dan Pacaran , Alhamdulillah saya memiliki materi lagi untuk melanjutkannya.

"Materi apa?"

       Materi tentang Hukuman Bagi Orang yang Berzina, yang saya dapatkan dari pengalaman saya yang ingin mencoba membuka Ayat Al-Qur'an secara acak. Saya terinspirasi oleh kisah para muallaf yang mengaku bahwa mereka memutuskan untuk menjadi muallaf karena telah membuka secara acak Al-Qur'an Terjemah dan mereka menemukan Ayat didalam Al-Qur'an yang membuat mereka menjadi yakin akan Agama Islam adalah Agama yang Haqq dan Agama yang hanya diterima disisi Allah SWT.

       Pada tanggal 24 September 2013 setelah selesai sholat dhuha, saya mencoba membuka secara acak Al-Qur'an terjemah. Ketika saya membuka Al-Qur'an terjemah tersebut tangan saya secara spontan membuka Surat An-Nuur :1, Alhamudulillah saya menemukan sendiri jawaban yang tertulis dalam Al-Qur'an tentang Hukum Perzinaan dan Hukum Pergaulan.

"Apa isi Suratnya?"

Artinya :

        "(Ini adalah) satu surat yang Kami turunkan dan Kami wajibkan (menjalankan hukum-hukum yang ada didalam)nya, dan Kami turunkan didalamnya ayat-ayat yang jelas, agar kamu selalu mengingatinya." Q.S. An-Nuur : 1

       Tidak sampai disitu, saya terus membaca ayat sesudahnya yang bersangkutan dengan Hukuman bagi Orang yang Berzina. Selama ini yang saya tau hukuman bagi orang yang berzina itu jika orang yang berzina belum menikah maka hukumannya adalah dicambuk 100 kali, jika orang yang berzina sudah menikah maka hukumannya adalah dirajam sampai mati. Itu pun saya tau dari Ustadz yang sering saya tonton acaranya di TV dan radio-radio yang memberi materi Hukuman bagi Pezina tanpa melihat dengan mata kepala sendiri Ayat yang memberikan informasi tentang Hukuman bagi Pezina.

"Emang isi Suratnya kaya gimana sih?"

Artinya :
       "Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus dali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan orang-orang yang beriman(2).
         Laki-laki yang berzina tidak mengawini melainkan perempuan yang berzina, atau perempuan yang musyrik; dan perempuan yang berzina tidak dikawini melainkan oleh laki-laki yang berzina atau laki-laki musyrik, dan yang demikian itu diharamkan atas orang-orang yang mukmin(3). " Q.S. An-Nuur : 2-3.

        Saya terus mencari sumber-sumber yang bersangkutan dengan Hukuman bagi Pezina, saya mencari dalam Hadits dan Alhamdulillah saya menemukannya.


"Kaya gimana isi Haditsnya?"

        Dari Ubadah Ibnu al-Shomit bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Ambillah (hukum) dariku. Ambillah (hukum) dariku. Allah telah membuat jalan untuk mereka (para pezina). Jejaka bersina dengan gadis hukumannya seratus cambukan dan diasingkan setahun. Duda berzina dengan janda hukumannya seratus cambukan dan dirajam." H.R. Muslim.


       Alhamdulillah setelah saya membaca dan melihat dengan mata kepala sendiri Ayat dan Hadits yang menerangkan bahwa Hukum Berzina bagi orang yang belum menikah adalah Dicambuk 100 kali,  dan bagi orang yang sudah menikah hukumannya adalah Dirajam sampai mati. Saya menjadi yakin bahwa hukuman bagi pezina itu tidak main-main.


"Kan ga semua yang pacaran itu ujung-ujungnya ke perzinahan, ada pacaran secara 'Islami' kok."


       'Pacaran Islami'? Emang ada? GA ADA yang namanya pacaran Islami atau Pacaran yang Syar'i, itu cuma bikin-bikinan orang yang kepengen banget pacaran sampai bikin yang namanya Pacaran Islami.

       Emang pacaran Islami itu kaya gimana sih? Apa pacaran yang saling ingatkan sholat? saling mengingatkan dalam berbuat kebaikan? atau saling mengingatkan agar tidak bermaksiat? Saling mengingatkan agar tidak bermaksiat tapi Mereka sendiri bermaksiat dalam hubungan Pacaran. Itulah pintar dan hebatnya setan dalam membungkus kemaksiatan dalam sebuah kalimat 'Pacaran Islami'.



       Jadi, inget. Ga ada yang namanya Pacaran Islami atau Pacaran yang Syar'i. Itu cuma akal-akalan orang yang kepengen puasin hawa nafsunnya aja dengan cara pacaran. Sekali lagi saya tekankan, saya ngga bilang kalo pacaran itu termasuk zina. Tapi, pintu-pintu zina sangat terbuka lebar dalam aktivitas pacaran. Hati-hati, lebih baik menghindari daripada berbuat aktivitas yang sedikit demi sedikit akan menjerumuskan kita kedalam jurang perzinahan.


Syukron udah baca, jgn lupa share ya. Baarakallah. :)
Continue reading →

Wanita dan Pacaran

0
9/23/2013 04:57:00 AM
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

        Secara fitrah, wanita itu diciptakan sebagai makhluk yang mulia. Akan tetapi sesuai dengan perkembangan zaman, kemuliaan wanita itu semakin diuji.

"Diuji oleh apa?"

       Diuji oleh kehidupan zaman sekarang yang menjadikan lifestyle/gaya hidup orang-orang amerika, perancis, inggris dan negara-negara barat yang rakyatnya tentu didominasi oleh orang-orang Kafir/Non-muslim menjadi kebiasaan di kehidupan sehari-hari.

"Lifestyle yang gimana?"

       Lifestyle yang lebih mengedepankan kepentingan hawa nafsu dan sarat akan liberalisme, hedonisme, sekularisme dan "isme-isme" lainnya. Salah satunya dengan lifestyle/gaya hidup "Pacaran".

"Kok kemuliaan wanita diuji oleh pacaran? Kok bisa?"

       Iya, bisa. Dengan pacaran, wanita ga mungkin bisa menjaga pandangan, menjaga tangan, menjaga fikiran dan lain sebagainya. Kemuliaan wanita itu dilihat dari ketaatan dan ketaqwaannya kepada Sang Pencipta yang salah satunya dengan cara menjaga pandangan, menjaga fikiran, menjaga tangan, dll. Sedangkan dalam aktivitas pacaran, yang berpacaran pasti ga bisa menjaga pandangannya dari tatap-tatapan mata, menjaga tangan dari pegangan tangan, menjaga fikiran dari hal-hal yang membuat orang yang sedang dalam aktivitas pacaran memikirkan pasangannya.

      Tapi, saya heran sama kelakuan kebanyakan wanita (khususnya yang masih duduk di bangku sekolah, seperti : SMP dan SMA) zaman sekarang yang malah mendekati laki-laki (mungkin salah satu kode bahwa dia suka sama laki-laki yg dideketinnya). Padahal, itu menandakan bahwa rasa malu yang dimiliki wanita yang harusnya dijaga, mulai hilang.
       Bahkan anak-anak SD pun mulai mengikuti kebiasaan "pacaran" yang seharusnya ia tidak boleh mengikutinya, bahkan ia tidak boleh mengetahui apa itu "pacaran". *Akhir Zaman* Astaghfirullaahal 'adzim.

        Tapi, Saya juga mengakui bahwa saya pernah terjerumus dalam aktivitas pacaran. Tapi, Alhamdulillah saya nyesel. Nyesel karena saya pernah melunturkan kemuliaan wanita dengan cara menjerumuskannya kedalam aktivitas pacaran. Tapi, pas udah tau ada salah satu surat dalam Al-Qur'an yang isinya "Walaa taqrobuzzinaa, innahu kaana faahisyataw wasaa asabiila." (Q.S. 17:32) yang artinya : "Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk." InsyaAllah saya ga bakal melunturkan kemuliaan wanita lagi.

"Tapi,  itu kan zina bukan pacaran. Emang pacaran termasuk zina ya?"

       Saya ngga bilang kalo pacaran itu zina. Tapi, dalam aktivitas pacaran pintu-pintu  untuk melakukan zina terbuka lebar. Seperti yang saya tulis diatas, pegangan tangan, tatap-tatapan, pelukan, c*uman dan akhirnya (Na'uzubillah) beradegan orang dewasa. Oleh karena Pacaran itu mendekati zina, makanya jangan deketin tuh yang namanya  "Pacaran".

"Kan cuma mendekati, ngga berzina?"

        Dibilangin kok ngeyel? --" . Udah saya jelasin pintu-pintu zina itu terbuka lebar dalam aktivitas pacaran, masih aja ada pertanyaan kaya gitu. Emang, kalo urusan hawa nafsu ada aja alesan supaya nafsu itu terlampiaskan. Udah dijelasin panjang lebar juga masih aja ada pertanyaan "Kan cuma mendekati, ngga berzina?". Ini pertanyaan orang yang seneng banget bergelimang dalam aktivitas penuh dosa. Na'uzubillah

        Jauhi pacaran, karena pacaran itu salah satu cara setan menjerumuskan manusia kedalam kemaksiatan. Pacaran itu Haram.

Syukron udah nyempetin baca, semoga bermanfaat. Baarakallah. :)
Continue reading →